Tahun 2019 ialah tahun yang istimewa buat musisi Glenn Fredly (43). Baru saja ini Glenn mengungkapkan, jika dianya akan kembali membuat album baru, sesudah sembilan tahun yang lantas meluncurkan Lovevolution (2010).
Baca Juga : Summarecon Mal XXI Premier Bekasi dengan Jadwal Bioskop XXI Premier Bekasi
Sedikit perihal yang dapat dia berikan pada publik tentang lagu-lagu di album itu, tapi dia menjelaskan akan kembali mendatangkan suatu yang terkait dengan cinta. Akan tetapi, Glenn menjelaskan buat beberapa penggemarnya, dengan istimewa dia akan menyanyikan satu lagu baru di konser "Serasi: Titik Balik" pada 14 Februari, di Balai Sarbini.
“Setelah tanggal 14, lagu itu akan launching. Jadi buat yang hadir ke konser akan dengan eksklusif dengarkan lagu ini. Album baru ini nanti, konsepnya masih cinta. Akan tetapi, cinta dalam makna yang dengan luas serta universal. Jadi, akan terdapat beberapa kerjasama di album itu,” tuturnya waktu didapati Nada Pembaharuan waktu lalu.
Baca Pula : Jadwal XXI Summarecon Mal Premier Bekasi dan Pondok Gede XXI Bekasi
Lalu, apa masalah yang ditemui Glenn sampai tampak kesusahan membuat karya baru dalam tempo yang lumayan lama? Ada dua perihal menurut dia, yang pertama ialah tanda-tanda sulit move on yang masih tetap membekas di pikiran penggemarnya.
“Orang Indonesia itu lucu, banyak yang katakan ke saya, 'Terus berkarya ya.' Akan tetapi, ujung-ujungnya mereka (pengagum) masih tidak dapat move on dari lagu yang lama. Saya bikin lagu baru, tapi pada ingin dengarnya lagu lama selalu. Ini jadi siapa yang tidak dapat move on sich?,” ceritanya dengan penuh tawa.
Akan tetapi, hal itu dia lihat menjadi bukti kedekatannya dengan pengagum dengan karya yang ia bikin. Ada perihal personal yang sudah mengikat. Dengan demikian, perihal ini membuat berkemauan untuk selalu berkarya. “Ini tanggung jawab saya menjadi musisi untuk selalu berkarya. Harapannya ya orang dapat nikmati karya saya dengan utuh," terangnya.
Lalu, perihal ke dua ialah kesibukannya di luar dunia tarik nada. Masalahnya pria kelahiran 30 September 1975 ini pula masuk dengan salah satunya rumah produksi film yang sudah membuat Sinar dari Timur, Filosofi Kopi, Keluarga Cemara, serta yang paling akhir, Sangat Tampan.
Simak Juga : Jadwal Bioskop XXI Bekasi dan Jadwal XXI Pondok Gede Bekasi
“Meski demikian saya sadar, hidup itu mesti selalu berkarya serta mengeksplorasi semua yang ada. Pada 2019 ini, saya miliki dua perihal yang saya tetap bicarakan. Pertama ialah ekosistem musik serta Indonesia Timur. Kedua-duanya jadi satu kesatuan, yang jadi penyemangat saya,” tutupnya.
No comments:
Post a Comment